Keputusan Itu

Tepatnya kurang lebih 4 bulan lalu…tanggal 21 Mei 2015 hari kamis pagi di rumah sakit Tri Mitra Cibinong Bogor.

Dokter sudah tidak bisa mengatakan kalau kehamilan saya yang kedua ini dapat dilakukan dengan normal karena kondisi baby belum masuk panggul sedangkan sudah mulai kontraksi atau perut kencang. Dan saat itupun dokter mengucapkan suatu ajakan kepada kami,

Dokter : “Bagaimana bu, sudah tidak bisa dipaksakan lagi karena kondisi baby belum masuk panggul juga, kita secar sekarang juga bisa”.

Dengan rasa kaget saya dan suami pun berkata : “haaah sekarang dok ?”, fyuhhhh melepas nafas dan mengusap keringat, “waduh dok..sekarang, saya belum siap dok, besok aja ya dok”,

Dokter : “ya sudah besok kita operasi ya bu, saya sarankan ibu datang jam 8 atau 9 pagi nanti jadwalnya habis zuhur kita operasi.

Campur aduk semua perasaan, saya gak ingin kelahiran anak pertama terulang, pengalaman normal dan akhirnya cesar juga plus asi tidak lancar, akhirnya saya dan suami putuskan untuk ikhlas menjalaninya.

Aktifitas pagi 22 Mei 2015 lain dari hari-hari sebelumnya, semua badan saya bersihkan dari ujung kaki sampai ujung rambut, perbekalan menginap semua sudah rapih sampai pakaian baby pun sudah saya siapkan, perbekalan makan dan minum bahkan baju anak pertama sayapun sudah saya siapkan, dan saya hanya bisa pasrah sama Allah, jikalau takdir mengatakan lain insyaallah saya siap, karena meninggal dalam keadaan melahirkan adalah sebuah jalan jihad.

Tepat pagi jam 9 kami sekeluargapun berangkat, memesan kamar dan melakukan beberapa tindakan mulai dari cek alergi obat, pasang selang untuk pipis, dan tindakan lainnya. diruang tunggupun saya suami dan anak saya ngobrol apa saja, saya sholat zuhur dan berdoa kepada allah untuk memberikan kelancaran operasi dan kesehatan untuk saya dan sang buah hati, serta saya pasrahkan semuanya kepada Allah.

Diruang operasi semua dokter dan tim medis lainnya pun breafing untuk operasi saya tepatnya jam 13.00, dan mulailah operasi dilakukan, tindakan pembiusan melalui tulang belakang, dan terjadilah operasi cesar…

jam 13.15 proses pengeluaran sang baby, alhamdulillah baby terlahir cantik dan bersih dan dilanjutkan proses penjahitan sampai pukul 13.45. kondisi badan yang menggigil dan gigi yang bergetar membuat tim medis khawatir, ternyata saya keginginan efek dari AC, alhamdulillah proses persalinan lancar.

Buah hatiku kini kunamakan “Muthi’ah Hana Karimah” seorang wanita cantik yang memiliki ahlak yang bagus yang taat kepada Allah dan suaminya

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s