Anak itu peniru yang Unggul

Alhamdulillah saya bisa menulis lagi disini, hari ini ingin sekali berbagi pengalaman dengan para ibu-ibu dan para gadis-gadis untuk mempersiapkan masa depan.

Berawal ikut kegiatan Home Education, saya menjadi bertambah ilmu pengetahuan seputar anak dan cara mendidik anak untuk membuat pola serta membentuk menjadi tuntunan rosul teladan. di Home Education cabang Bogor bersama bunda irene rachim dengan banyak nara sumber seperti ibu septi.

Mendidik anak butuh belajar dan tidak bisa berjalan sendiri bagaikan air mengalir, seorang ibu rumah tangga atau orang tua bahkan anak gadis serta remaja yang belum menikah pun harus belajar mendidik anak karena mereka akan ketemu dengan masa-masa menjadi orang tua. seperti dalam pepatah..Beramal tanpa ilmu

Al kisah ada kejadian atau kisah nyata dalam kehidupan saya, bertetangga merupakan hal yang pasti akan ditemui oleh siapapun, lalu bagaimana jika dimalam hari anda didatangi tamu kecil usia 6 tahun dan itu adalah anak tetangga anda sendiri ? wah…pasti anda akan bertanya kenapa kok dia malam-malam datang kerumah, dan banyak pertanyaan lain karena anak itu datang dengan wajah sedih.

saya ajak masuk anak tersebut dan menceritakan apa yang terjadi, ternyata dia baru saja dimarahi dan di usir keluar rumah oleh mamahnya dikarenakan dia nakal (menggelitiki adiknya sampai jatuh dan kepalanya benjol), heeemm….

lampu serta pintu rumahpun dikunci, duh…jadi sedikit kasian walaupun anak itu terbilang nakal. Akhirnya saya nasehati dan segera memerintahkan dia untuk pulang serta minta maaf ke orang tuanya. tapi apa yang terjadi, setelah sampai dirumah bukan pintu yang dibuka malah omelan yang datang. Begitulah sedikit kisah yang ada.

Bagaimana kita menyikapinya sebagai orang tua, jika sikap kita seperti itu maka anak kelak akan mengikuti jejak kita, dan dia akan menerapkan sistem pendidikan yang dicontohkan oleh orang tua. Bahkan anak akan menjadi nakal, karena merasa dianiaya maka dia akan melampiaskan kekesalannya kepada orang lain, entah temannya atau saudaranya.

Anak itu adalah peniru yang paling baik, tentunya yang pertama kali dia tiru adalah perilaku orang tuanya, jadi hati-hati nih…kita sebagai orang tua, jaga sikap, jaga kehormatan, dan harus mengayomi anak-anak. Kasih sayang dan perhatianlah yang mereka butuhkan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s